17 Tips Menghadapi Wisuda Perkuliahan

17 Tips Menghadapi Wisuda Perkuliahan

Apa sih momen yang ditunggu-tunggu mahasiswa dari zaman purbakala (emang udah ada mahasiswa?) sampe zaman 1 atau 2 pilih aku atau dia (efek pilpres) sekarang ini? Yap, WISU to the DA atau WI to the SUDA . WISUDA tiga kata enam huruf yang bikin para mahasiswa serasa terbang melayang. Selain bikin bahagia kadang wisuda juga bikin “rempong”, entah sama kostum, tempat, bahkan perilaku..

Berikut ini ane ada Tips untuk menghadapi Wisuda Perkuliahan gan, check this out

Gambar

  1. Persiapkan busana

Busana disini maksudnya bukan jas wisuda gan, melainkan busana seperti kebaya bagi perempuan, serta kemeja bagi laki-laki. Alangkah lebih baik jika persiapan busana H-7 sudah dipersiapkan. Terutama bagi yang nyewa busana nih, karena jika mendadak biasanya harga cenderung dibandrol lebih mahal.

  1. Rapikan tempat kost

Nah, yang satu ini khusus mahasiswa/mahasiswi yang nge-kost gan. Orangtua atau keluarga kan datang tuh. Biasanya nih kalau ngekost suka sembarangan aja tuh. Naruh buku di kasur, naruh handuk di kasur, naruh closet di kasur *eh. Setidaknya tunjukkan pada orangtua bahwa kita juga bisa mandiri.

  1. Ikut gladi bersih

Wisuda gak ikut gladi bersih? Helloooo. Gladi bersih ini penting banget gan. Kalau gak ikut bisa berabe deh pokoknya. Mulai dari tempat duduk wisuda, jalan menuju panggung, dll akan dilatih saat kita gladi bersih.

  1. Tentukan tempat penginapan

Ada kalanya seseorang terlahir dari keluarga kecil, ada juga dari keluarga besar (jumlah anggota keluarganya banyak). Kalau yang datang hanya orang tua saja, mungkin menginap di kost masih bisa. Nah kalau yang datang orangtua, adik, kakak, bibi, paman, nenek, kakek, cucu (What? Udah punya cucu?). Mencari tempat penginapan juga jangan mendadak. Pengalaman teman ane gan, H-1 dia baru tempat penginapan. Alhasil dia kelabakan karena dimana-mana udah keburuan di-booking sama wisudawan lain.

  1. Jangan make-up terlalu menor

Ingat gan, wisuda bukan acara untuk tebal-tebalan make-up. Pakai make-up yang sesuai umur lah ya, kalau di salon bisa request sama orang salonnya kalau make-up nya ga perlu tebal-tebal, bulu mata sampe 6 lapis (duuuh, mau duet sama Syahrini?). Juga yang laki-laki. Gak perlu lah pakai lipstick, foundation, dll. Mau wisuda apa mau nikah??

  1. Ingat posisi tempat duduk

Kita semua tahu gan, jumlah mahasiswa tidak hanya puluhan atau ratusan, tapi ribuan. Bayangin aja kalau agan sampai lupa tempat duduk. Atau lupa kiri-kanannya misalnya. Aslinya dapet tempat duduk nomor 22 salah di nomor 2222. Bayangkan kan bayangkaaan!

  1. Jangan pakai aksesoris

Ini untuk laki-laki maupun perempuan. Agan tahu kan kostum wisuda? Besar dan obroh-obroh banget gan. Jadi, gak perlu pakai gelang, kalung, dll. Percuma banget gan, gak akan kelihatan.

  1. Jangan memakai sanggul terlalu tinggi

Hal ini untuk khusus untuk kaum perempuan ya. Ini untuk menghindari sulit masuknya toga ke kepala, atau menjadikan toga miring, bahkan sulit dipasang, dll.

  1. Jangan memakai sepatu hak yang terlalu tinggi

Ngantri saat naik ke panggung bisa jadi memakan waktu yang agak lama. Memakai sepatu/sandal yang terlalu tinggi juga sangat tidak dianjurkan. Setidaknya agar kaki kita tidak pegal, encok, dll

  1. Tentukan transportasi

Transportasi juga sangat penting gan, mengingat tidak semua lokasi wisuda dekat dengan kost ataupun tempat penginapan. Kita bisa patungan sama wisudawan lain untuk menyewa travel. Syukur-syukur kalau orangtua kita punya mobil, motor, bahkan becak (seperti Mbak Raeni, alumni UNNES dengan IPK terbaik yang diantar wisuda oleh bapaknya naik becak) sangat disarankan untuk dibawa. Lebih hemat juga gan.

  1. Makan dan minum

Proses wisuda tidak hanya memakan waktu satu atau dua jam saja. Bisa sampai berjam-jam. Memang sih disediakan snack, tapi biasanya kita tuh kalau udah dandan, pake jas, dll terutama sebelum naik ke panggung bawaannya males makan, takut belepotan, hahaha. Tapi lihat situasinya juga gan, kalau bertepatan dengan bulan puasa dan waktu wisuda pagi hari, sangat tidak disarankan untuk makan dan minum dulu, kecuali yang berhalangan.

  1. Buang air kecil/besar terlebih dahulu

Hal ini harus diperhatikan gan. Jangan sampai waktu nama kita disebut terus kita kebelet. Duuh, amit-amit deh. Kalau memang sebelum acara sudah kebelet jangan ditahan. Segera meluncur ke toilet.

  1. Perbanyak senyum

Perbanyak senyum maksudnya bukan dari tempat penginapan sampai selesai acara lho ya. Di acara wisuda kan biasanya kita bertemu teman beda prodi, orangtua wisudawan lain, dll. Kalau bertemu sekiranya senyum lah, terutama nih waktu kita naik ke atas panggung. Bersalaman dengan rektor, dosen wali, maupun dosen lainnya sangat dianjurkan untuk senyum.

  1. Hati-hati

Hati-hati maknanya luas banget gan. Nah yang disini, maksudnya kalau kalian hendak jalan waktu ke atas panggung tidak usah terburu-buru. Jalan yang bener, lihat depan, jangan sampai kesrimpet karpet kemudian jatuh. Malu-maluin.

  1. Foto-foto

Dari 14 tips yang udah ane sampaikan, mungkin tips ke-15 ini yang seakan “wajib” dilakukan saat wisuda. Entah foto waktu diatas panggung, foto bersama wisudawan lain, serta foto bersama keluarga. Abadikan momen ini gan, karena suatu hari kita pasti bakalan kangen sama yang namanya kuliah. Foto bersama keluarga juga sangat recommended . Ya itung-itung buat pengisi atau hiasan di kamar kita lah..

  1. Berkenalan dengan calon mertua

Ngeri ya gan bacanya? Hahaha. Ini khusus untuk yang sudah ta’arufan dan mempunyai niat serius untuk ke jenjang pernikahan. Saling memperkenalkan orangtua satu sama lain bisa dijadikan momen yang pas, terutama bagi pasangan yang orangtuanya berbeda pulau. Misalnya satunya dari Aceh, satu lagi dari NTT. Kan jauh banget tuh. Nah, manfaatkan deh momen wisuda ini. Tunjukkan bahwa kita selain kita menyayangi anaknya kita juga menyayangi keluarganya. Atau mungkin bagi yang sayang sama anaknya tapi belum berani mengungkapkan inilah saatnya, bisa langsung di depan orangtuanya. Ecieee J

  1. Persiapaan mental

Last but not least, perasaan campur aduk saat wisuda jangan sampai membuat kita stress. Pikiran-pikiran seperti setelah ini mau kerja dimana, kapan nikah, kapan punya anak sejenak dikesampingkan dulu deh. Rileks lah, tenangin pikiran, fresh-kan otak baru nanti setelah wisuda langsung do more.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s